Bawaslu Papua Gelar Rapat Kerja Persiapan HUT Bawaslu Provinsi ke-13
|
JAYAPURA — Bawaslu Provinsi Papua menggelar rapat kerja bersama Bawaslu Kabupaten/Kota secara daring membahas Buletin Tabura dan juga persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu Provinsi ke-13, Kamis (6/11/2026). Rapat yang dimoderatori Kepala Sekretariat Bawaslu Papua, Beny Wahon, itu membawa satu kepahaman bersama: Bawaslu Papua harus terus bergerak dan berinovasi ditengah efisiensi anggaran, bahkan di luar tahapan pemilu.
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin, membuka rapat dengan mendorong seluruh Bawaslu kabupaten/kota lebih aktif mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan non-tahapan baik melalui akun medsos masing-masing serta dapat melalui Buletin Bawaslu Papua. Ia mengingatkan masih ada anggapan di masyarakat bahwa penyelenggara pemilu tidak lagi aktif setelah tahapan selesai.
"Kita ingin mengubah pandangan publik bahwa tanpa tahapan pun Bawaslu tetap bekerja dan melaksanakan amanat undang-undang secara berkelanjutan," sambut Hardin diawal sambutannya.
Hardin menyebut sejumlah kegiatan yang perlu dipublikasikan, antara lain Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), konsolidasi demokrasi, pendidikan politik, dan penguatan pengawasan partisipatif. Ia juga meminta laporan kegiatan periode April–Juni 2026 segera dikumpulkan untuk dimuat di edisi buletin berikutnya.
Anggota Bawaslu Papua, Haritje Latuihamallo, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti berinovasi. Ia mendorong Bawaslu kabupaten/kota memanfaatkan ruang diskusi sederhana bersama organisasi kepemudaan, tokoh adat, dan kelompok masyarakat sebagai media membangun kesadaran demokrasi.
"Kita harus menghargai setiap fasilitas dan kepercayaan yang diberikan negara. Jangan sampai publik melihat seolah-olah Bawaslu tidak bekerja ketika tidak ada tahapan. Justru di masa non-tahapan inilah kita dituntut berinovasi," jelas Haritje, mengomentari sedikitnya kegiatan yang dilakukan beberapa Bawaslu Kabupaten/Kota di Papua.
Selain hal tersebut, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Papua, Yacob Paisei, menyebut HUT Bawaslu Provinsi bukan sekadar seremoni. Momentum itu, katanya, harus dimanfaatkan untuk mempererat soliditas antar jajaran sekaligus menunjukkan eksistensi dan kinerja Bawaslu kepada publik melalui kegiatan yang berdampak nyata.
"HUT Bawaslu adalah panggung bagi kita untuk membuktikan bahwa lembaga ini hadir dan bekerja untuk demokrasi, bukan hanya ketika ada pemilu," jelas Yacob sembari menjabarkan rentetan kegiatan yang akan dilaksanakan di tengah-tengah efisiensi anggaran.
Menutup rapat kerja bersama, Anggota Bawaslu Papua, Yofrey Piryamta, menekankan pentingnya agar setiap elemen untuk berkontribusi dalam penerbitan Buletin Tabura Edisi ke-2 dan juga ikut meramaikan perayaan HUT ke-13. Ia juga menekankan untuk memanfaatkan sosial media untuk dapat melakukan publikasi hasil kerja-kerja Bawaslu Kabupaten/Kota.
"Dokumentasi yang baik adalah bukti kerja. Publik berhak tahu apa yang kita lakukan, dan kita wajib menyajikannya dengan jelas dan lengkap, Kami juga menekankan untuk dapat berkontibusi secara aktif untuk penerbitan buletin serta memeriahkan HUT Bawaslu yang ke-13," tutup Yamta.