NIKO TUNJANAN : MENJAGA KUALITAS SEBUAH DEMOKRASI INI MENJADI TANGGUNG JAWAB KITA SEMUA
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Papua, Merauke – Bawaslu RI kembali melaksanakan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) di Kabupaten Merauke pada Senin (13/09/2021) bertempat di Swissbelhotel Merauke.
Dalam hal ini Ketua Bawaslu Kabupaten Merauke Oktofina Amtop menyampaikan Tujuan kami dari bawaslu adalah bagaimana kami merekrut masyarakat dari stakeholder atau komponen-komponen masyarakat untuk mengikutsertakan dalam pengawasan partisipatif.
“Kita sama-sama akan menyongsong pesta demokrasi pada tahun 2024 tujuan dari SKPP ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengawasan dan juga ini merupakan pencegahan-pencegahan dini sehingga dapat meminimalisir pelanggaran-pelanggaran yang akan terjadi” ujar oktofina.
Pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Kabupaten Merauke Ridwan mengatakan kami pemerintah kabupaten merauke mendukung sepenuhnya program SKPP ini agar proses demokrasi dapat berjalan dengan sebaik-baiknya dan harapan kami seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan focus sampai dengan selesai.
Anggota Bawaslu Provinsi Papua Niko Tunjanan saat membuka kegiatan menyampaikan kami bawaslu diberi kewenangan oleh Undang-Undangan untuk menjaga demokrasi di tanah air ini, untuk menjaga kualitas sebuah demokrasi ini menjadi tanggung jawab kita semua jika kita tidak berpartisipasi dalam demokrasi maka akan melahirkan pemimpin yang tidak berkompeten.
“Dengan hadirnya bawaslu kita sama-sama untuk menjaga dan mengawasi sehingga pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan aturan yang sudah berlaku. Bawaslu menyadari bahwa tugas untuk mengawasl demokrasi berhenti setelah pemilu/pilkada tapi tugas ini berkelanjutan” pungkas Niko.
Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota Bawaslu Kabupaten Merauke Yeuw M. Felix Tethool, Agustinus Mahuze, Benekdiktus Tukidjo, Xaverius Wonmut dan Plt. Kepala Sekretariat Achmad Elefianto serta perwakilan dari Forkopimda Kabupaten Merauke. (RTM)