Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU PROVINSI PAPUA BANGUN SINERGITAS MELALUI PARA-PARA BAWASLU BERSAMA TNI, POLRI, KPU DAN TOKOH MASYARAKAT NABIRE

BAWASLU PROVINSI PAPUA BANGUN SINERGITAS MELALUI PARA-PARA BAWASLU BERSAMA TNI, POLRI, KPU DAN TOKOH MASYARAKAT NABIRE

Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Papua, Nabire – Bawaslu Papua menyelenggarakan program Para-Para Bawaslu dengan tema “Persiapan Pengawasan Partisipatif, Netralitas ASN, TNI, POLRI, serta Tokoh Adat Dan Tokoh Agama dalam Pelaksanaan PSU di Kabupaten Nabire” pada Senin (26/07/2021) bertempat di Cafe Losta Masta.

Program ini merupakan sarana merajut komunikasi dengan seluruh stake holder, demi membangun kesepahaman, komitmen dan sinergitas penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Bupati dan Wakil Bupati Nabire yang aman, damai dan sesuai peraturan hukum yang berlaku.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Metusalak Infandi menyampaikan bahwa suksesnya PSU yang aman dan damai tidak bisa lepas dari peran seluruh stake holder. Untuk itu dibutuhkan peran serta dan sinergitas karna sesungguhnya yang paling berkepentingan dalam event ini adalah masyarakat.

“Integritas ini tidak di jual di toko-toko. Integritas hanya ada dalam diri kita masing-masing jadi mari kita mulai meningkatkan integritas dari diri kita sendiri kemudian juga kita tingkatkan integritas kolektif”, ungkap Metusalak.

Bawaslu Provinsi Papua telah melakukan pemetaan kerawanaan PSU Kabupaten Nabire sebagai langkah pencegahan dan antisipasi. Titik-titik kerawanan tesebut diantaranya distribusi logistik ke Distrik hingga ke TPS, surat C pemberitahuan yang didistribusikan sesuai DPT, netralitas penyelenggara, mobilisasi masa dan intervensi pemaksaan menggunakan pemungutan sistem noken.

Untuk itu Kordiv Humas Bawaslu Papua, Ronald Manoach menekankan pentingnya pemahan aturan penyelenggaraan PSU sesuai peraturan hukum yang berlaku oleh seluruh stake holder baik TNI, Polri hingga Masyarakat. Ronald menghimbau kepada seluruh elemen untuk proaktif dengan kreatifitas masing-masing menyebarkan dan mensosialisasikan peraturan – peraturan tersebut karena PSU ini merupakan tanggung jawab kita bersama.

Terkait mobilisasi masa, Kombes Nicolau AL sebagai perwakilan unsur Polri menghimbau kepada Pasangan Calon dan tim sukses agar tidak melakukan mobilisasi masa terutama masa dari luar daerah yang tidak berkepentingan.

“Saya memohon kepada pasangan calon untuk meminimalisisr bahkan meniadakan mobilisasi masa yang tidak ada dalam DPT karena kita sedang berada dalam situasi pandemi Covid”, papar Nicolaus.

Dalam kesempatan tersebut Polri dan TNI yang diwakili oleh Dandim Nabire, Djuanda Pardosi menyatakan komitmen netralitas TNI Polri serta siap bersinergi mensukseskan PSU yang aman, damai dan sesuai peraturan perundangan.

Hasil dari program Para-Para Bawaslu ini adalah dibentuknya tim gerak kecil yang terdiri dari unsur aparat keamanan dan Bawaslu yang mobile dan sigap menerima serta merespon laporan sehingga permasalah bisa segera diselesaikan di tingkat bawah serta diadakannya call center khusus untuk menghubungi tim ini.

Turut hadir juga Anggota Bawaslu Provinsi Papua Niko Tunjanan, Jamaluddin Lado Rua serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Nabire Adriana Sahempa dan Yulianus Nokuwo. (MRP)

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle