SEKOLAH KADER PENGAWASAN PARTISIPSTIF, BAWASLU HARAPKAN BANTUAN MASYARAKAT MELAKUKAN PENGAWASAN PEMILU
|
Badan Pengawasan Pemilihan Umum Provinsi Papua, Jayapura – Bawaslu Papua melaksanakan kegiatan sekolah kader pengawasan partisipatif yang diikuti oleh Alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) dan OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda) pada tanggal 19 – 21 November 2020 bertempat pada Fox Jayapura.
Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan sekolah kader pengawasan Anggota Bawaslu Provinsi Papua Ronald M. Manoach “Bawaslu melakukan aktivitas pencegahan yang lebih konkrit dan melibatkan partisipasi masyarakat Bawaslu tidak mampu berjalan sendiri,oleh sebab itu munculnya gagasan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif”.
Bawaslu merasa cita-cita bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu untuk mencapai kehidupan yang adil,makmur dan sejahtera, untuk itu di harapkan seluruh masyarakat untuk saling bergotong-royong berpartisipasi untuk menjaga kualitas demokrasi khususnya di tanah Papua. Sekolah kader pengawasan hadir dan bersinergi dengan rakyat agar dapat menggerakkan seluruh lapisan masyarakat membangkitkan kepedulian yang tinggi dan juga mengedukasi masyarakat terlibat aktif langsung dan tidak langsung dalam proses demokrasi sehingga melahirkan Wakil Rakyat yang berkualitas,kepala daerah yang berkualitas agar dapat mengelola tata pemerintahan dengan baik yang pada akhirnya mensejahterakan rakyat, Bawaslu mencegah tidak ada konflik antara ras dan agama dan juga dalam keluarga karena menghadapi demokrasi” tegas Kordiv Hubungan Masyarakat.
Anggota Bawaslu Provinsi Papua Niko Tunjanan mengatakan “Bawaslu memberikan pemahaman kepada peserta sekolah kader pengawasan terkait pemahaman apa tugas-tugas Bawaslu untuk melakukan pengawasan yang diberikan undang-undang. Tugas-tugas Bawaslu melakukan pencegahan penindakan dan juga sengketa untuk mengawal demokrasi diharapkan juga dari masyarakat untuk mengawasi proses demokrasi khususnya di 11 kabupaten di Papua.
Lanjut Niko Bawaslu selalu mengedepankan pencegahan dalam proses demokrasi sehingga berjalan dengan baik, Bawaslu melakukan program sekolah kader pengawasan partisipatif sehingga bisa berbagi ilmu pengetahuan kepada peserta sehingga demokrasi menjadi tanggung jawab bersama untuk menentukan daerah kabupaten masing-masing peserta, bawaslu juga memberikan pendidikan politik baik kepada masyarakat” ujar Kordiv Pengawasan dan Hubal.
Hadir dalam pembukaan kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif Anugrah Pata, Jamaludin Lado Rua, Tjipto Wibowo, Amandus Situmorang. (HL)