SEKOLAH KADER PENGAWASAN PARTISIPATIF DILANJUTKAN PADA TITIK KABUPATEN JAYAWIJAYA
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Papua, Wamena – Bawaslu Provinsi Papua lakukan supervisi Pelaksanaan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) di Kabupaten Jayawijaya pada Kamis (2/9/2021) bertempat di Hotel Baliem Pilamo.
Anggota Bawaslu Provinsi Papua Ronald M. Manoach dalam sambutannya mengatakan bahwa Program SKPP ini merupakan wadah dari bawaslu menegakan keadilan pemilu. Bawaslu harus bermitra dengan komponen masyarakat agar semua dapat berjalan lancar. Harga demokrasi di Papua sangat mahal dan manfaat dari program ini sangat baik bagi perjalanan Demokrasi di Provinsi Papua.
“Program ini kita laksanakan dengan protokol Covid-19 yang ketat dimana peserta wajib mengikuti swab sebelum melaksanakan kegiatan. Kami harap kepada peserta aktif mengikuti kegiatan ini selama 3 hari karena manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ucap Ronald.
Sementara itu Bupati Jayawijaya di wakili oleh Staf Ahli Bupati Jayawijaya Rustam Adjie mengucapkan selamat datang kepada Komisioner Bawaslu RI dan Komisioner Bawaslu Prov. Papua, SKPP merupakan program Bawaslu yang dilaksanakan dengan amanah UU tentang Pemilu untuk proses demokrasi di Indonesia.
“Kesempatan yang di berikan oleh Bawaslu ini sangat baik bagi ilmu pengetahuan mengenai Pemilu. Agar yang mengikuti kegiatan ini bisa serius dan aktif dimana kesempatan ini jarang, harus dapat di pahami oleh kader dan dapat di sampaikan kepada masyarakat agar tugas pokok dan pelaksanaan Pesta demokrasi dapat berjalan dalam keadaan aman dan lancar,” pungkas Rustam.
Pada saat pembukaan Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar menyampaikan sekolah kader pengawasan ini merupakan bagian daripada rencana program pemerintah untuk nasional yang dilakukan oleh bawaslu. Pada tahun 2021 dilakukan pada 100 titik lalu untuk papua dilakukan di kabupaten biak numfor, jayawijaya, kota jayapura, merauke dan mimika , hampir 23 ribu pendaftar pada skpp namun tidak semua dapat kami terima karena tetap harus dilakukan protokol kesehatan.
“Menjaga, merawat dan menegakkan demokrasi merupakan tugas kita semua dan bentuk partisipasi kita sebagai masyarakat, kita juga mempunyai kontribusi untuk membuat negara ini menjadi lebih baik” tutur Fritz.
Tambah Fritz bahwa tujuan bawaslu melaksanakan kegiatan ini adalah untuk membuat pemuda dan pemudi yang sadar tentang proses demokrasi yang baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Turut hadir juga Anggota Bawaslu Provinsi Papua Anugrah Pata, Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP F. D. Tamaela, Staf Ahli Bupati Jayawijaya, Wakil Ketua I DPRD Kab Jayawijaya, Ketua Bawaslu Kab. Jayawijaya Hakim Pengadilan Negeri Kab. Jayawijaya, Kejaksaan Negeri Wamena, Pasi Pers Kodim 1702 Jayawijaya dan Kadin Jayawijaya. (RTM)