Regi Renovan Dorong Bawaslu Papua Geser Fokus Kehumasan dari Publikasi ke Edukasi Publik
|
JAYAPURA, BAWASLU PAPUA — Mochammad Regi Renovan mendorong seluruh jajaran Bawaslu Provinsi papua, serta kabupaten/kota tidak hanya mengejar kuantitas publikasi, tetapi memperkuat kualitas konten yang edukatif, informatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua yang dilaksanakan secara daring, Jumat (2/10/2026).
Regi mengatakan, pada masa non-tahapan Pemilu, strategi kehumasan perlu diarahkan untuk meningkatkan literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif. Kreativitas penyajian informasi juga harus tetap memperhatikan prinsip netralitas, akurasi, serta etika komunikasi publik.
“Konten edukasi harus menjadi prioritas dalam produksi dan publikasi media sosial Bawaslu,” ujar Regi yang saat ini menjabat staf kehumasan di Bawaslu RI.
Ia menjelaskan, Bawaslu dapat mengembangkan konten berdasarkan isu yang berkembang di masyarakat, pertanyaan publik, pengalaman kerja pengawasan, hingga tren media sosial. Pertanyaan yang muncul melalui kolom komentar dan pesan langsung dapat diolah menjadi bahan edukasi berupa infografis maupun video singkat.
Dalam evaluasi tersebut, tercatat sebanyak 746 konten media sosial diproduksi sembilan Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Papua sepanjang Januari–September 2026. Bawaslu Kepulauan Yapen menjadi daerah dengan jumlah konten terbanyak, yakni 162 konten. Sementara pemberitaan mencapai 106 berita, dengan Yapen mencatat jumlah tertinggi sebanyak 26 berita.
Regi mendorong evaluasi kehumasan dilakukan secara berkala dengan melihat tidak hanya jumlah konten, tetapi juga pertumbuhan audiens, interaksi, jangkauan, serta jenis konten yang paling efektif.
“Publikasi harus memberikan alasan bagi masyarakat untuk mengikuti dan berinteraksi dengan Bawaslu,” katanya.