Momentum Sumpah Pemuda, Bawaslu Papua Ajak Generasi Muda Aktif Mengawasi Tahapan Pemilu
|
SENTANI, BAWASLU PAPUA — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua, Hardin Halidin, mengajak generasi muda untuk memperkuat keterlibatan dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan partisipatif. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang diselenggarakan Bawaslu RI di Hotel Horex, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (28/10/2026).
Hardin mengatakan, pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran generasi muda akan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).
“Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 98 tahun lalu dalam bentuk Sumpah Pemuda, tetap relevan dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga kualitas demokrasi”, ujar Hardin.
Menurutnya, upaya mendorong lahirnya demokrasi yang berkualitas membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya mengandalkan peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu.
Melalui pengawasan partisipatif, Hardin mengharapkan peserta kegiatan yang terdiri dari berbagai kelompok generasi muda dapat mengambil peran dengan meningkatkan kesadaran kepemiluan di lingkungan masing-masing. Selain itu, dirinya juga mendorong agar setiap pemilih menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran untuk melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa menjaga integritas Pemilu merupakan tanggung jawab bersama”, urainya.
Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif tersebut turut dihadiri Anggota Komisi II DPR RI, Mesakh Mirin. Dalam kesempatan itu, Mesakh menekankan pentingnya membangun kepekaan generasi muda terhadap penyelenggaraan Pemilu.
“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini fokus pada pemuda agar lebih peka terhadap isu kepemiluan. Kita harus buktikan bahwa pemuda Papua dapat berpartisipasi aktif dalam konteks pengawasan Pemilu,” ujar Mesakh.
Sosialisasi ini diikuti peserta dari berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, hadir juga Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Jayapura, Zakarias Rumbewas dan Mariana. Kehadiran beragam unsur masyarakat ini diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai pengawasan partisipatif dan mendorong keterlibatan publik dalam mengawal proses demokrasi yang baik di Papua.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mengambil bagian dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu. Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dapat diwujudkan melalui partisipasi nyata dalam menjaga demokrasi yang berintegritas.