Lompat ke isi utama

Berita

Libatkan Mahasiswa, Bawaslu Papua Sosialisasikan Lomba Debat Penegakan Hukum Pemilu

Anggota Bawaslu Papua bersama jajaran civitas akademika Universitas Muhammadiyah Papua | Foto diambil oleh Yudhistira

Anggota Bawaslu Papua bersama jajaran civitas akademika Universitas Muhammadiyah Papua | Foto diambil oleh Yudhistira

JAYAPURA, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua menggencarkan sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke kalangan mahasiswa dengan menyambangi tiga perguruan tinggi di Papua, yakni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk, Universitas Muhammadiyah Papua (UMP), dan Universitas Yapis Papua (Uniyap). Langkah ini diambil untuk memperluas keterlibatan generasi muda dalam pengawasan dan penegakan hukum pemilu pada 7 dan 22 Juli 2026 di tiga kampus tersebut.


Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin, mengatakan sosialisasi ke kampus menjadi strategi penting untuk menjaring peserta sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum pemilu di kalangan mahasiswa. "Mahasiswa adalah agen perubahan yang punya peran strategis dalam mengawal proses demokrasi, sehingga pemahaman mereka soal penegakan hukum pemilu perlu terus diperkuat," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Papua, Amandus Situmorang, menjelaskan kompetisi debat ini dirancang agar mahasiswa dapat mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus memahami mekanisme penindakan pelanggaran pemilu secara lebih mendalam.

 "Melalui debat, mahasiswa dilatih untuk menganalisis kasus-kasus pelanggaran pemilu dan mencari solusi berdasarkan aturan yang berlaku," katanya saat sosialisasi di salah satu kampus.
 

Adapun anggota Bawaslu Papua yang lainnya, Yofrey Piryamta, menambahkan bahwa animo mahasiswa di tiga kampus tersebut cukup tinggi. Ia berharap kompetisi ini dapat melahirkan kader-kader pengawas pemilu partisipatif di masa mendatang. 

"Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari pengawasan pemilu yang berintegritas," ujarnya.
 

Sosialisasi ini juga diisi dengan penjelasan teknis pendaftaran, tahapan seleksi, hingga sistem penilaian lomba. Bawaslu Papua berharap kompetisi debat ini mampu menjadi ruang edukasi sekaligus menumbuhkan minat mahasiswa terhadap isu kepemiluan di Tanah Papua.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle