Ekspedisi Bawaslu Papua “Kami yang Datang”, Dekatkan Pengawasan Pemilu dengan Masyarakat Adat
|
JAYAPURA BAWASLU PAPUA — Bawaslu Provinsi Papua akan menyelenggarakan kegiatan Forum Cerita Kampung di Pondok Adat Irungsip Genyem, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan antara Bawaslu dan masyarakat adat untuk memperkuat partisipasi dalam mengawal demokrasi, termasuk melalui pendampingan pengecekan data pemilih dan informasi partai politik (16/10/2026).
Anggota Bawaslu Provinsi Papua, Yofrey Piryamta Kebelen, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat Dewan Adat Suku (DAS) Demutru serta masyarakat adat di Pondok Adat Irungsip Genyem.
Yamta menegaskan bahwa kehadiran Bawaslu melalui kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang keterlibatan warga dalam pengawasan pemilu.
“Kami berterima kasih atas sambutan hangat dari DAS Demutru dan masyarakat adat. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk berjalan bersama dalam menjaga demokrasi,” ujar Yamta.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Papua akan melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk mengecek Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara daring serta mengakses Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Pendampingan dilakukan secara bergantian agar masyarakat dapat mengenal dan memanfaatkan layanan informasi tersebut.
Menurut Yamta, keterlibatan masyarakat dalam memeriksa informasi kepemiluan merupakan bagian penting dari pengawasan partisipatif.
“Melalui pendampingan ini, masyarakat dapat memeriksa informasi kepemiluan dan ikut mengambil bagian dalam mengawal proses demokrasi,” katanya.
Ia berharap kegiatan seperti Forum Cerita Kampung dapat terus dilaksanakan sebagai jembatan komunikasi antara Bawaslu dan masyarakat adat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berlanjut secara berkelanjutan.
“Harapan kami, Bawaslu Papua dan masyarakat adat terus bergandengan tangan untuk mengawal demokrasi secara berkelanjutan,” tutupnya.