Lompat ke isi utama

Berita

Bahas Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu, Hardin Apresiasi Kwarda Papua

aa

Jajaran Kwarda Papua bersama Bawaslu Papua gelar rakor pembahasan Saka Adhyasta Pemilu. | Foto diambil oleh Barnas

Jayapura, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Papua menggelar rapat koordinasi bersama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Papua di kantor Bawaslu Papua, guna membahas rencana pembentukan Saka Adhyasta Pemilu. Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kwarda Papua dalam pertemuan tersebut (16/03/2025). 

Menurut dia, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka dalam memperkuat literasi demokrasi bagi generasi muda di Papua. “Saya menganggap ini momen yang luar biasa. Dalam sejarahnya, ini menjadi langkah awal kita bersama untuk membangun kolaborasi antara Bawaslu dan Pramuka di Papua,” ujar Hardin.

Hardin menjelaskan, pembentukan Saka Adhyasta Pemilu merupakan langkah strategis untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam pengawasan pemilu. Ia menyebutkan, melalui kerja sama tersebut, Bawaslu ingin menjadi bagian dari keluarga besar Pramuka dengan membawa misi pendidikan demokrasi kepada anggota Pramuka. 

“Kami ibarat anak baru yang bergabung di keluarga besar Pramuka. Karena itu kami berharap mendapat bimbingan dari kakak-kakak Pramuka agar dapat menjalankan peran ini dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hardin juga menyampaikan bahwa kerja sama antara Bawaslu dan Kwarda Papua akan diperkuat melalui nota kesepahaman yang memungkinkan implementasi program hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Dengan demikian, pembentukan Saka Adhyasta Pemilu tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi juga dapat dikembangkan di daerah. 

“Kami ingin setelah MoU di tingkat provinsi, kerja sama ini bisa langsung berjalan hingga Bawaslu kabupaten dan kota tanpa harus menunggu proses yang panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bawaslu Papua juga telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua untuk mendorong penguatan kembali kegiatan Pramuka di sekolah-sekolah, khususnya di tingkat SMA dan SMK. Menurut Hardin, keberadaan gugus depan di sekolah menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda melalui kegiatan Saka Adhyasta Pemilu.

Hardin berharap pembentukan Saka Adhyasta Pemilu di Papua dapat segera terwujud dan menjadi bagian dari penguatan pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan Kwarda Papua. Semoga Saka Adhyasta Pemilu dapat segera terbentuk dan menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk memahami demokrasi serta berperan aktif dalam pengawasan pemilu,” katanya.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle