Ekspedisi Bawaslu Papua di Keerom, Hardin Ajak Masyarakat Kawal Demokrasi dari Kampung
|
KEEROM, BAWASLUPAPUA — Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Hardin Halidin, mengajak masyarakat Kampung Suskun, Kabupaten Keerom, menjadi mitra pengawasan pemilu sekaligus mendorong penyelesaian persoalan administrasi kependudukan dan perlindungan identitas warga. Pesan tersebut Ia sampaikan dalam diskusi bersama masyarakat melalui kegiatan Ekspedisi Bawaslu Papua di Kampung Suskun, Selasa (27/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Hardin mengajak masyarakat memperkuat peran sebagai mitra Bawaslu dalam mengawasi proses demokrasi. Menurutnya, pengawas di tingkat kampung perlu mendapat dukungan masyarakat, termasuk penguatan moral dan nilai-nilai adat apabila diperlukan.
“Selama masa tahapan pemilu, Pengawas di tingkat kampung membutuhkan dukungan masyarakat. Nilai-nilai adat dapat menjadi penguat moral untuk bersama-sama menjaga demokrasi dan mengawal proses pemilu,” ujar Hardin.
Hardin juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas kependudukan agar Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga tidak dicatut untuk dicantumkan sebagai anggota partai politik tanpa persetujuan.
“Pastikan identitas dan NIK warga terlindungi serta tidak digunakan sebagai keanggotaan partai politik tanpa izin,” tegasnya.
Selain itu, Hardin juga menyoroti persoalan perpindahan domisili dan bantuan sosial (bansos) yang salah alamat. Ia mendorong agar penyelesaiannya melibatkan pemerintah distrik sehingga persoalan administrasi dapat ditangani melalui koordinasi antarpihak terkait.
“Penyelesaian persoalan administrasi warga, termasuk perpindahan domisili dan bansos yang salah alamat, perlu melibatkan pemerintah distrik agar dapat ditangani secara tepat,” ujar Hardin.
Diskusi tersebut dihadiri kepala distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh gereja. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk membahas persoalan yang berkaitan dengan data kependudukan, bantuan sosial, serta pengawasan partisipatif di tingkat kampung.