Beri Materi Webinar APP. Yamta Soroti Keterwakilan Perempuan dalam Politik
|
Jayapura — Anggota Bawaslu Provinsi Papua Yofrey Piryamta Kebelen, menghadiri Webinar Asosiasi Pemilih Pemula (APP) bertema "Memahami Kemerdekaan dan Menuntaskan Kesetaraan: Refleksi atas Hak dan Partisipasi Perempuan" pada Minggu (16/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti keterwakilan perempuan yang dihadapi dalam ranah sosial dan politik dalam pengambilan keputusan.
Yofrey menjelaskan, semakin diakuinya keberadaan perempuan justru berbanding terbalik dengan ruang pengambilan keputusan, baik di ranah politik ataupun sosial yang dapat mereka tempati.
Ia mencontohkan kebijakan kuota 30 persen pencalonan perempuan dalam pemilu yang pada praktiknya belum berbanding lurus dengan jumlah perempuan yang benar-benar terpilih. Menurutnya, kuota 30 persen semestinya tidak berhenti sebagai syarat administratif pencalonan, melainkan harus didorong hingga ke tahap keterpilihan.
“Perlu banyak kajian dan diskusi untuk mendorong angka 30 persen bukan hanya sebagai kuota pencalonan, tetapi juga masuk ke dalam keterpilihan. Ini tidak boleh berhenti sebagai syarat administratif kepemiluan saja,” ujarnya.
Yofrey menegaskan, perjuangan mewujudkan kesetaraan bukan tanggung jawab perempuan semata, melainkan tugas bersama laki-laki dan perempuan, negara dan masyarakat adat, serta partai politik dan penyelenggara pemilu. Ia menyebut ruang partisipasi setara bagi perempuan bukanlah bentuk belas kasihan, melainkan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan keadilan sosial yang dijamin konstitusi.
“Perjuangan melawan marginalisasi tidak boleh dilakukan sendirian, ia harus menjadi perjuangan bersama,” tegasnya menutup pemaparannya dalam webinar tersebut.