Bawaslu Papua Audiensi ke Kesbangpol, Tegaskan komitmen Perkuat Kesadaran Demokrasi
|
JAYAPURA — Bawaslu Provinsi Papua menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesadaran demokrasi masyarakat melalui program pendidikan politik yang masif. Upaya ini tetap menjadi prioritas utama lembaga pengawas tersebut, kendati agenda pesta demokrasi saat ini sedang berada pada masa nontahapan pemilu.
Langkah strategis ini mengemuka saat jajaran Bawaslu Provinsi Papua melakukan audiensi resmi ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua di Jayapura pada Rabu (30/9/2026). Kehadiran rombongan Bawaslu tersebut diterima langsung oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Papua, Elpius Hugi.
Anggota Bawaslu Provinsi Papua, Yofrey Piryamta Kebelen, menjelaskan bahwa jeda waktu di luar tahapan pemilu justru menjadi momentum krusial bagi pihaknya untuk menanamkan pemahaman literasi politik yang lebih substansial kepada masyarakat di Bumi Cendrawasih.
"Pendidikan politik terus kami genjot di masa nontahapan pemilu, untuk melaksanakan tugas-tugas pendidikan politik dan pencegahan," ujar Yamta dalam pertemuan tersebut.
Menurut Yamta, langkah pencegahan pelanggaran pemilu tidak bisa dilakukan secara instan ketika tahapan pemilu sudah berjalan. Sebaliknya, pembentukan mentalitas pemilih yang cerdas, tolak politik uang, serta penangkalan berita bohong (hoaks) harus dipupuk secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor sejak dini.
Yamta juga berharap, berbagai program kerja sama yang telah terjalin di tingkat provinsi dapat diteruskan hingga ke tingkat kabupaten/kota. Ia menyebut perlunya penguatan kerja sama formal melalui nota kesepahaman atau MoU di tingkat daerah.
"Apa yang sudah dilaksanakan di tingkat atas, mungkin dapat diberlanjutkan ke kabupaten/kota, mulai dari MoU dan lainnya," ujarnya.
Kepala Kesbangpol Provinsi Papua, Elpius Hugi, menyambut baik inisiatif Bawaslu tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa Kesbangpol siap menyinergikan program-program pembinaan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional yang mereka miliki dengan agenda edukasi Bawaslu demi mewujudkan stabilitas politik daerah yang kondusif di Papua.