Press Release

Tiga Kabupaten di Papua Terancam Batal Ikut Pilkada Serentak 2017

pexels-photo (9)

Gubernur Papua, Lukas Enembe (tengah) memimpin rapat terkait persiapan Pilkada.

Jayapura – Bawaslu Papua, Sebanyak tiga kabupaten di Provinsi Papua terancam batal mengikuti pemilihan kepala daerah setempat pada 15 Februari 2017.

Ketiga daerah ini adalah Sarmi, Dogiyai, dan Puncak Jaya. Sebab, kepala daerah di tiga wilayah ini belum menganggarkan dana untuk pelaksanaan pilkada kepada penyelenggara pemilu.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Papua Robert Horik di Jayapura, Jumat (9/9/2016).

Ia mengatakan, pemda di tiga kabupaten ini belum memberikan anggaran untuk Panwaslu hingga kini. Sementara, pemda dari delapan kabupaten telah mengucurkan anggaran untuk Panwaslu.

"Pemda Sarmi belum mengucurkan anggaran sebesar Rp 9,7 miliar, Pemda Dogiyai sebesar Rp 11,2 miliar, dan Pemda Puncak Jaya 25,7 miliar," kata Robert.

Ia pun menegaskan telah melaporkan masalah keterlambatan pencairan anggaran di tiga kabupaten ini ke Kementerian Dalam Negeri.

"Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan mengambil tindakan apabila pencairan bagi Panwaslu di tiga kabupaten ini masih tertunda," tegas Robert.

Ketua KPU Papua Adam Arisoy mengatakan, hasil pilkada serentak akan bermasalah apabila tak ada unsur pengawasan selama proses pemunggutan dan rekapitulasi suara.

"KPU akan mendapatkan banyak gugatan dari kandidat kepala daerah di Mahkamah Konstitusi apabila tak ada pengawas," tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan, kepala daerah di tiga kabupaten ini wajib menyediakan anggaran untuk pelaksanaan pilkada serentak pada tahun depan.

"Penganggaran untuk kegiatan yang tidak terlalu urgen harus dihentikan. Seluruh kepala daerah di 11 kabupaten ini harus fokus mempersiapkan anggaran untuk pilkada serentak," kata Lukas.

 


author : Yonas Randan Buak    |   editor : 1020 views
Share:

Leave a Reply