Press Release

Bawaslu Terima Kunjungan Pjs Gubernur Papua

pexels-photo (9)

Anggota Bawaslu dan Kepala Sekretariat Bawaslu saat foto bersama dengan Rombongan Pjs Gubernur Papua, Kamis (1/3/2018

JAYAPURA, BAWASLU PAPUA – Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Papua menerima kun jungan Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua Soedarmo di Kantor Bawaslu Papua, kamis (1/3/2018).

Dalam kunjungan itu, Gubernur Soerdarmo didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Israel Ilolu, Kabag Protokol Gilberd Yakwar dan Staf Dirjer Polpum Kemendagri.

Pjs Gubernur mengatakan kunjungan kerjanya ke Bawaslu merupakan silaturahmi guna menyukseskan penyelanggaraan pilkada serentak Juni 2018.

“Kunjungan ini merupakan silaturahmi, saya juga kemarin sudah ke KPU, pemerintah daerah memberikan dukungan agar seluruh tahapan pelaksanaan pilkada Papua berlangsung dengan baik dan lancar,” ujarnya usai berdialog dengan anggota Bawaslu Papua beserta jajarannya, Kamis (1//3/2018) malam.

Pada kesempatan tersebut, Pjs Gubernur berpesan kepada Bawaslu Papua sebagai penyelenggara harus bisa bertugas secara profesional. Dimana, Bawaslu harus netral dan tidak diskriminasi, karna kalau tidak netral akan mengganggu terhadap pelaksanaan Pilkada di Papua.

“Bawaslu itu seperti hakim dalam sebuah pertandingan, sehingga dalam menetapkan masalah harus profesional dan tegas serta tidak memihak kepada pasangan calon,” ujarnya.

Ia juga minta kepada Panwas di Kabupaten/Kota untuk jelankan tugas secara profesional. Jajaran Panwas di daerah dapat mengawal seluruh tahapan pilkada mulai dari pencoblosan, penghitungan hingga penetapan pemenang.

Selain itu, Soedarmo minta Bawaslu Papua untuk melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula di Papua, agar bagaimana pemilih pemula ini bisa menggunakan hak politiknya untuk memberikan suara di TPS pada tangga 27 Juni nanti.

Sebab, katanya, salah satu suksesnya Pilkada adalah presentasi pemilih. Oleh karena itu, saya harap masyarakat Papua tidak golput dan dapat menyalurkan hak suaranya dengan menggunakan hati nuraninya, bukan karna ada kepentingan sesaat.

Sementara itu, anggota Bawaslu Provinsi Papua, Anugrah Pata mengatakan, terkait dengan pengawasan, saat ini Bawaslu sementara fokus terhadap pelaksanaan kampanye yang dilakukan masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dan juga bupati dan wakil bupati.

Dalam pengawasan ini, prinsipnya kami mencegah, ada pihak-pihak yang dilarang dalam undang-undang untuk ikut dalam kampanye, salah satunya pegawai negeri.

"Sampai hari ini belum ada laporan pelanggaran, meskipun ada beberapa informasi terkait keterlibatan ASN tapi itu masih ditelusuri," katanya. (YRB)

 


author : Yonas Randan Bua'    |   editor : 136 views
Share:

Leave a Reply