Press Release

Bawaslu Papua gelar Deklarasi Pemilu Damai, Bersih dan Bermartabat

pexels-photo (9)

Ketua Bawaslu Provinsi Papua Metusalak Infandi saat membacakan deklarasi yang diikuti oleh peserta pemilu, selasa, 23/10/2018, Taman Imbi Jayapura.

“Pemilih yang cerdas, menggunakan hak pilih dengan cerdas, peserta pemilu yang cerdas, taat dan patuh pada aturan, penyelenggara pemilu yang berintegritas, akan melahirkan pemimpin yang berintegritas”

Jayapura, Bawaslu Papua - Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua menggelar deklarasi pemilu damai, bersih dan bermartabat yang diikuti oleh pimpinan partai politik, calon legislatif dan sejumlah tamu undangan di taman Imbi, Kota Jayapura, Papua, Selasa (23/10)

Acara yang berlangsung kurang lebih setu jam itu diisi dengan beberapa kegiatan diantaranya pembacaan deklarasi kampanye damai oleh sejumlah perwakilan, mulai dari wakil partai, calon legislatif (caleg), Tim Sukses Calon Presiden dan Wakil Presiden serta beberapa Calon Perorangan DPD.

Ketua Bawaslu Provinsi Papua Metusalak Infandi di sela-sela kegiatan berharap pesan kampanye damai yang dibacakan dalam deklarasi tersebut bisa diteruskan kepada internal partai politik, para caleg dan pendukung serta relawan.

"Harapannya setelah deklarasi ini, pesan yang tadi diucapkan bisa sampai ke internal peserta pemilu dan para pendukungnya dan mari kita kawal pesta demokrasi ini sesuai dengan peraturan yang berlaku," katanya disinggung terkait dengan pengawasan selama masa kampanye di daerah, Metu sapaan akrab MetusalakInfandi mengatakan bahwa tetap dilakukan pengawasan karena disana sudah ada Bawaslu  kabupaten/Kota, Panwas Distrik dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL).

"Tentunya kami punya pengawas pemilu jenjang kabupaten distrik hingga kampung, bahkan sudah diberikan bimtek dan arahan untuk mengawasi tahapan  kampanye maupun tahapan-tahapan yang dilakukan di kabupaten/kota," katanya.

"Termasuk kita dorong bawaslu di daerah untuk aktif melakukan pencegahan, sebab kalau pencegahannya bagus pasti penindakannya akan berkurang. Tapi jika sudah dilakukan pencegahan tapi tetap dilanggar maka akan diproses sesuai UU pemilu," sambungnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut KPU Provinsi Papua, TNI/Polri, Kejaksaan, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat, Bawaslu Kabupaten/Kota, Mahasiswa dan Pelajar. (YRB)


author : Yonas Randan Bua'    |   editor : 23 views
Share:

Leave a Reply