Pengawasan

Bawaslu Awasi Debat Kandidat Pilgub Papua

pexels-photo (9)

Suasana Debat Publik II Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua tahun 2018.

Jayapura, Bawaslu Papua - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Musa Sombuk mengatakan, pelaksanaan debat kandidat kedua calon gubernur dan wakil gubernur Papua yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Jayapura berlangsung tertib, aman, dan lancar.

"Debat kali ini lebih baik ketimbang debat pertama. Kedua kandidat sama-sama memaparkan visi dan misinya dengan jelas sehingga masyarakat yang menonton dan mendengarkan langsung dapat memilih calon pemimpin sesuai dengan pilihan hatinya," kata Musa Sombuk kepada wartawan usai debat kandidat, Selasa (22/5/2018).

Sombuk menambahkan, debat kandidat kedua sebenarnya dilaksanakan pada 19 Mei 2018 lalu, namun karena ada pertimbangan lainnya maka debat baru dilaksanakan hari ini.

"Tema diskusi malam ini adalah membangun pemerintahan yang baik dan melayani. Intinya pelayanan kepada masyarakat, dan debat ini berlangsung cukup seru," katanya.

Kata Sombuk, untuk debat ketiga nantinya akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 2 Juni 2018 yang akan disiarkan langsung oleh TV one.

"Semua debat yang khusus untuk proses Pilkada memang tidak ada kesimpulan. Artinya yang menilai adalah publik, tapi secara umum debat ini berjalan dengan baik," ujarnya.

Anggota Bawaslu Papua Anugrah Pata mengatakan bahwa proses debat pertama maupun kedua sudah berjalan dengan baik, hanya saja Paslon belum mampu mengontrol emosi sehingga dalam berdebat masih saling menyerang dan menjatuhkan kandidat lainnya.

"Sikap saling menyerang antar dua kandidat masih ada. Seharusnya kedua kandidat ini berdebat tanpa harus menjatuhkan atau membantah visi misi dari salah satu kandidat," katanya.

Anugrah Pata menambahkan, seharunya debat yang berlangsung ini kedua kandidat cukup memaparkan visi dan misinya tanpa harus berdebat soal visi dan misi dari Paslon tersebut, yang paling bagus untuk diterapkan.

"Nanti masyarakat yang menilai dari pemaparan tersebut. Kandidat tugasnya hanya memaparkan visi dan misinya. Untuk itu saya berharap pada debat ke tiga nanti tidak terjadi hal seperti ini," ujarnya. (YRB)


author : Yonas Randan Bua'    |   editor : 82 views
Share:

Leave a Reply